Oleh: akubisadengar | Maret 25, 2009

Flu Bisa Akibatkan Infeksi Telinga pada Anak

Gizi.net – Jangan pernah menganggap remeh sakit flu yang menyerang anak. Sebab, jika tidak segera diobati, sakit flu yang berkepanjangan pada anak dapat menyebabkan terjadinya penyakit infeksi telinga.

”Selain akan mengurangi fungsi pendengaran. Dalam fase sudah parah, kuman dari penyakit infeksi telinga ini juga dapat menggerogoti tulang yang menjadi dasar otak. Akibatnya timbul radang otak. Ini sangat berbahaya dan sangat fatal,” ujar dokter ahli bidang telinga, hidung, dan tenggorok (THT), Muhardjo, kepada wartawan, menjelang pengukuhannya sebagai guru besar untuk bidang yang sama pada Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Sabtu (12/2).

Lebih lanjut dikatakan, kemungkinan terjadinya penyakit infeksi telinga pada anak-anak yang terserang sakit flu memang lebih besar dibanding dengan orang dewasa.

Penyebabnya, jelas Muhardjo, karena pipa penghubung antara saluran hidung dan telinga yang terdapat pada anak-anak umumnya memiliki letak yang lebih horizontal dengan jarak yang lebih pendek, dibanding pada orang dewasa.

Karena letaknya yang horizontal dan jarak lebih pendek ini, menurut dia, memungkinkan cairan yang masuk, mengendap dalam waktu lama. Akibatnya, memungkinkan terjadinya perkembangbiakan virus penyebab flu di dalam pipa telinga anak. Sementara para orang dewasa dengan letak yang cenderung menurun, terjadinya endapan seperti itu otomatis akan dapat tertanggulangi. Cairan yang masuk biasanya akan segera dapat keluar dengan sendirinya secara alami.

”Pada orang normal, pipa ini berfungsi sebagai penyuplai udara dari luar ke dalam telinga. Nah, kalau yang bersangkutan terserang flu, suplai udara ini akan menjadi terganggu. Maka mengakibatkan kuman penyebab flu akan merambat ke telinga tengah, lalu mengakibatkan infeksi pada telinga,” tutur Muhardjo.

Karena itu, dalam kesempatan tersebut, dia mengimbau kepada seluruh orang tua agar jangan sekali-kali menyepelekan jika anaknya terserang penyakit flu. Karena akibat yang mungkin ditimbulkannya akan sangat besar.

Apalagi sekarang ini, penyebab penyakit flu juga semakin banyak dan menunjukkan kecenderungan meningkat. Salah satunya adalah karena alergi. Munculnya alergen baru ini, yang menurut Muhardjo sebagai dampak dari kemajuan industri dan pola hidup masyarakat.

”Seperti penggunaan karpet pada rumah. Padahal, karpet ini memiliki potensi yang sangat besar untuk menyimpan debu. Nah, debu ini pada beberapa anak dapat menyebabkan terjadinya batuk yang disertai flu,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Muhardjo yang juga menjadi dokter pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Muwardi ini juga menyoroti minimnya ketersediaan dokter spesialis THT ini.

Menurutnya, jumlah dokter spesialis THT di Indonesia yang diperkirakan hanya 700 orang sangat tidak sebanding dengan jumlah penduduk yang mencapai 220 juta jiwa. Parahnya lagi, sebagian besar para dokter spesialis itu bertempat tinggal di Jakarta.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: